HARDDISK

Posted by Unknown on 03.15

 HDD atau yang biasa disebut dengan hardisk berfungsi sebagai media penyimpan data dalam computer yang bersifat permanen selama HDD tersebut tidak rusak, baik berupa data umum ataupun data system itu sendiri seperti windows, linux, macintos, dll. system operasi dan data-data dijalankan. Data dapat disimpan dalam HDD dengan klasifikasi / pengelompokan data lewat folder sesuai yang kita inginkan, didalam folder pun dapat di kelompokan lagi menjadi folder-folder lain yang disebut subfolder. HDD memiliki satuan hitung kapasitasn hardisk yang disebut Byte, dapat diilustrasikan 1000 Kb(Kilo byte) = 1Mb(Mega byte, 1000Mb = 1 Gb (Giga Byte), semakin besar ukuran kapasitas byte semakin besar ruang HDD, semakin besar ruang HDD semakin banyak data yang ditampung. HDD memiliki ruang terkecil yang disebut Sector, dimana boot sector ini merupakan lokasi paling kritis, ketika ruang sector rusak (bad sector) maka data dalam hardisk terancam untuk tidak dapat diakses/ dibaca. Pada perkembangannya type hardisk ada 2 macam, yaitu Hardisk IDE atau ata, dan Hardisk type Sata. Yang membedakan keduanya yaitu socket penghubung. Hardisk tipe ata dgn menggunakan kabel IDE sementara sata menggunakan kabel sata yg lebih kecil disbanding IDE. Juga terdapat perbedaan kecepatan RPM atau kecepatan transfer data dimana sata lebih cepat dibanding dengan IDE.
  • Macam-macam Hard Disk :
HDD, SSD, Hybrid Drive(SSHD), Dual Drive
  1. Hard Disk Drive (HDD)
HDD adalah media penyimpan pada komputer yang bersifat nonvolatile. Yaitu data yang telah tersimpan akan tetap ada meskipun komputer telah dimatikan (power off). Hard disk berupa piringan metal magnetik dimana proses baca tulis data dengan cara pergerakan head pada piringan yang berputar. Semakin cepat piringan tersebut berputar semakin cepat pula kinerja hard disk, biasanya disebut dengan istilah RPM (Revolutions Per Minutes).
  1. Solid State Drive (SSD)
SSD mempunyai fungsi yang dengan HDD tetapi cara penyimpanan datanya yang berbeda. Data disimpan pada chip memori flash yang saling terhubung. Chip ini dapat terpasang permanen pada motherboard, atau pada PCI card, atau ditempatkan pada suatu kotak sehingga dapat dipasang pada slot hard drive yang tersedia.Meskipun sama-sama berupa memori flash tetapi secara teknologi berbeda dengan USB flash drive.SSD tidak memerlukan pergerakan mekanik untuk baca tulis data. Kegiatan baca tulis data SSD diatur oleh sebuah prosesor yang disebut controller. Teknologi pada controller sangat berpengaruh pada kecepatan SSD. Contoh controller untuk SSD adalah SandForce SATA 3.0(6GB/detik) yang mendukung kecepatan baca tulis sampai 550MB/detik.
Perbandingan HDD dan SSD :
Harga : SSD jauh lebih mahal dari HDD untuk kapasitas yang sama.Kapasitas : Kapasitas penyimpanan SSD saat ini belum menyamai HDD. Kapasitas SSD yang umum dipasaran adalah di bawah 1TB sementara kapasitas HDD di atas 1 TB.Kecepatan : Waktu booting SSD sekitar 22 detik sementara HDD 40 detik. Kecepatan HDD akan kontinyu lebih lambat dibanding SSD saat pemakaian komputer berlangsung.Ketahanan : Karena pada SSD tidak ada pergerakan komponen, maka data akan aman tersimpan dalam laptop meskipun terjadi goncangan yang hebat saat laptop sedang dioperasikan.Ketersediaan : Saat ini HDD tersedia dalam lebih banyak pilihan model daripada SSD.Ukuran Fisik : HDD memiliki keterbatasan dalam ukuran fisik sementara SSD di masa depan masih dapat menyusut ukuran fisiknya mengikuti perkembangan ukuran laptop yang semakin tipis dan mungil.Noise, Vibrasi, Heat : SSD tidak memiliki masalah ini disebabkan tidak adanya pergerakan komponen.
  1. Hybrid Drive (SSHD)
Hybrid drive merupakan kombinasi dari HDD dan SSD sehingga diharapkan akan menjadi alternatif penyimpanan yang mempunyai kelebihan dari HDD dan SSD. Pada Hybrid drive,bagian SSD berfungsi sebagai buffer sehingga komputer dapat booting dan membuka aplikasi lebih cepat, namun user tidak dapat mengakses bagian SSD secara langsung. Instalasi OS dan aplikasi dilakukan di bagian HDD.
  1. Dual Drives

Pada dual drive, SSD digunakan sebagai drive utama (C:) untuk OS dan aplikasi, sementara HDD untuk drive penyimpanan data (D: atau E: ).


Nama Anda
New Johny WussUpdated: 03.15

0 komentar:

Posting Komentar

CB